Minggu, 31 Mei 2026 - :
11 Apr 2026 - 03:36 | 112 Views | 0 Suka

Upaya Penipuan Di Belanja Online Mulai Terjadi

2 mnt baca

Usaha penipuan dalam era digital saat ini sudah sangat merebak di dunia, bukan Hanya dunia perbankan saja,
Hal ini sudah mulai merebak di bidang pembelian secara daring.

Kejadian upaya penipuan tersebut hampir terjadi oleh seorang ibu rumah tangga di daerah Bogor kamis 09/04/2026 yang saat itu ingin membelikan baju dalam anak laki-lakinya secara membayar melalui Qris,setelah ada notifikasi bahwa barang sudah masuk area pengiriman.

Kejadian upaya penipuan oleh oknum yang mengaku sebagai orang jasa pengiriman terjadi disaat pria tersebut menyatakan bahwa barang yang di pesan tidak bisa diteruskan dan akan di kembalikan / Retur ketoko ,serta dana akan di refund/ dikembalikan dengan cara menghubungi no wa lain yang seolah-olah mengatasnamakan plafon e-commerce L****A.
Saat suami korban mengecek no tersebut foto profilnya memang ada lambang e-commerce itu

Dengan sangat teliti di coba untuk menghubungi, kecurigaan mulai dirasakan suami korban saat ada berita dari wa pertama apakah sudah di balas oleh pihak pasar digital tersebut dan menelpon korban dengan kalimat Yang sangat bertentangan yaitu silahkan bapak hubungi no costumer service tersebut agar dana bisa dikembalikan,dan ada pembicaraan yang janggal dari oknum tersebut saat membayar dengan qris anda menggunakan rekening apa? Lalu di jawab saya membayarnya dengan e-wallet,lalu pelaku mengatasnamakan saat menggunakan e-wallet itu ada kelipatan nominal kira-kira Saldo anda berapa? Tanya mereka .

Dengan sangat antusias dan nada yang lumayan tinggi di jawab oleh suami korban” apa urusan jasa pengiriman bertanya tentang saldo konsumen? Dengan gagap pelaku menyatakan karena akan ada pembulatan maka kami bertanya hal tersebut, saat di pertanyakan pertanyaan tersebut oleh suami korban akhirnya pelaku langsung mematikan panggilan itu.

Baru beberapa menit kemudian no yang menurut pelaku adalah customer service menelpon dan bertanya hal yang sama kepada suami korban,dengan cara yang sama pula suami korban bertanya bapak ini siapa? Karena belum menjelaskan lalu langsung bicara tentang hal belanja online istri saya? Secara gagap pelaku menyatakan kenapa bapak marah? Saya sudah ditelpon juga dengan cara dan pertanyaan yang sama pula langsung pelaku langsung mematikan panggilan tersebu.( Red)

Penulis Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%