

Jeritan Hati Seorang Ibu: Sheva9 Tahun Luka Robek di Bubble Kids Garden Bogor, Orang Tua Tuntut Perbaikan SOP Keselamatan
Kompaspopular.new| “Bogor – Surat terbuka dan surat permintaan pertanggungjawaban dilayangkan Yati Suciyati S.Kep., Ners.MH.Kes.
kepada manajemen *Bubble Kids Garden Bogor* yang berlokasi di Bogor Great Mall, Jl. KH. R. Abdullah Bin Nuh, Tanah Sareal, Kota Bogor.Insiden terjadi pada *Jumat, 1 Agustus 2026 sekitar pukul 13.20 WIB*. Putri Yati, *Sheva 9 tahun*, mengalami luka robek pada bibir saat bermain di area playground.

Berdasarkan pengakuan orang tua, penanganan pertama dinilai tidak sesuai standar. Luka ditutup dengan tisu, bukan kasa steril atau perlengkapan P3K. Tidak ada pula pendampingan dari pihak pengelola saat korban dibawa ke RS Hermina Yasmin dalam kondisi panik, saat kompaspopular.news konfirmasi orang korban.
“Kami percaya setiap orang tua datang ke tempat bermain dengan satu harapan sederhana: anak dapat bermain dengan aman dan pulang dengan selamat,” tulis Yati dalam surat terbukanya.Dalam suratnya, keluarga menyoroti beberapa poin yang diduga menjadi kelalaian dan berpotensi melanggar:
1. *Permen PUPR No. 14 Tahun 2017 tentang Persyaratan Teknis Sarana dan Prasarana Area Bermain Anak* Wajib ada petugas pengawas, rambu peringatan, SOP K3, dan P3K di lokasi.
2. *SNI 8152:2016 – Area Bermain Anak* Standar nasional mewajibkan pengawasan aktif, permukaan aman, dan prosedur tanggap darurat.
3. *UU Perlindungan Konsumen No. 8/1999 Pasal 4 & 7* Konsumen berhak atas keamanan dan pelaku usaha wajib menjamin mutu pelayanan.
4. *Pasal 1365 KUHPerdata* Tanggung gugat atas kerugian akibat kelalaian.
5. *UU Perlindungan Anak No. 35/2014 Pasal 21* Kewajiban melindungi anak dari gangguan kesehatan fisik.Selain itu, saat diminta rekaman CCTV untuk keperluan investigasi, pihak manajemen dinilai kurang kooperatif.
Keluarga juga menyampaikan akan menempuh jalur hukum lebih lanjut termasuk somasi resmi jika tidak ada itikad baik.
Keluarga berharap adanya pengakuan tanggung jawab, penggantian biaya medis, permintaan maaf terbuka, serta evaluasi dan perbaikan sistem keselamatan agar tidak terulang.
“Jujur, sebagai orang tua saya ingin menceritakan semuanya. Namun saat ini saya memilih menahan diri. Tujuan utama bukan mempermalukan, melainkan memastikan ada tanggung jawab dan agar kejadian yang menimpa Sheva tidak terulang pada anak lain,” ujar Yati.Ia juga menyampaikan pesan untuk Sheva: _”Bekas luka ini tidak akan mengurangi kecantikan, kebaikan, ataupun semangat adek.
Mama sayang adek, hari ini, besok, dan selamanya.”_Hingga berita ini diturunkan, kompaspopular.news masih menunggu tanggapan resmi dari manajemen Bubble Kids Garden Bogor. Kami membuka ruang hak jawab.(“Fendi”)
Tinggalkan Balasan