

Kompaspopular.news| BOGOR, 24 MARET 2026 Melihat berita yg beredar di luar yang sedang jd banyak di perbincangkan di kota bogor, terkait KABAG HUKUM HAM KOTA BOGOR, AW Shinta Aryana aktivis lingkungan dan pemerhati budaya, merasa tergugah sebagai sosial kontrol terkait pemberitaan yang menurut Berita yang di rilis oleh media neo detik . Com shinta Membaca judul dan isi berita tersebut merasa SERAM / NGERI dengan judul yang di cantum kan di media ” BIADAB ” KABAG HUKUM DAN HAM KOTA BOGOR MENYETUBUHI ISTRI ORANG DI TANAH SUCI ” lalu
Shinta tertarik untuk mendalami kasus ini, karena menurut shinta bahasa yang di gunakan terlalu TENDENSIUS, yang terdampak bukan saja AW, tapi anak dan keluarga yang akan menjadi pihak terdampak berat, saat di buka isi nya berita tersebut, shinta terkejut, karna beda dengan judul berita tersebut sehingga shinta berpendapat
Ada kejanggalan dalam penggalan pemberitaan yang berupa opini jurnalis neodetik.com menghakimi AW sesuai pesanan sang narsum IR yang datanya CEPAT sekali berubah karena ada klarifikasi IR Ini fakta atau cerita drama yang ditampilkan ke publik untuk merusak reputasi AW tanpa melalui proses peradilan.
Sungguh nista permainan yang di nilai kotor berinisial IR bersama jurnalis neodetik.com yang dengan mudah mengangkat narasi BIADAB… Ini seperti sudah yakin ada peristiwa tersebut.justru Shinta menduga ADA APA IR dengan jurnalis neo tersebut kok kayak ngotot banget, dari perubahan rilis AW menurut shinta Diduga Korban konspirasi pihak pihak lain, Karena menurut analisa Shinta di situ media Menulis seolah seorang AW adalah predator seksual, yang dimana shinta mendapatkan kejanggalan dalam menulis berita media tersebut karena ada kalimat yang menyatakan bahwa IR adalah korban persetubuhan, penyekapan dan penipuan yang sangat merugikan apalagi IR berstatus istri orang.
Shinta sebagai aktivis perempuan yang aktif di giat budaya dan lingkungan ini Sampai berdecak ‘ WUIH NGERI ” Melihat situasi ini shinta berniat menyurati Kominfo, dewan pers , Bpk. Anies Baswedan dan asosiasi kenotariatan Indonesia untuk meminta pihak tersebut memberi kan KETERANGAN terkait
1. Benarkah berita seperti itu di perboleh kan oleh Dewan Pers?
2. BENARKAH bpk.H. ANIES BASWEDAN SEBAGAI TIM HUKUM MEDIA NEO. DETIK. COM.MENYURATI KOMINFO, TERKAIT LEGALITAS TERUTAMA AHU media tersebut padahal neo adalah media bukan institusi yang dimana media punya kode etik dalam menyiarkan berita faktual dan MEDIA BUKAN INSTITUSI YANG PUNYA HAK MENJUSTIFIKASI ATAS SEBUAH KASUS
” Lalu saat awak media menemui shinta, shinta berstatemen : Berani yah media neo menulis berita yang langsung menyerang bahkan neo bertindak sebagai pengadilan hahaha hebat…. Hebat !!! Walaupun neo dapat berita itu dari narasumber tetap harus nya sang jurnalis menganalisa dengan benar kalau perlu investigasi berimbang sebelum menaikan berita min bahasanya di sadur dulu tidak seperti saat ini. Shinta saja sebagai orang awam merasa janggal atas pengakuan narasumber ke media neo….
1.ada narasi yg menjelaskan DIKURUNG 3 MINGGU DI KANTOR BAGIAN HUKUM kok bisa di ruang publik ? dan kenapa IR tidak minta tolong staff pak alma atau teriak ( JIKA BENAR DI SEKAP/ KURUNG) Terus emang suami nya kemana IR? KOK GAK MARAH ISTRI NYA GAK PULANG PULANG dan saya pun melihat ada pasal pidana persetubuhan di sertai bujuk rayu di tanah suci Tempus & locus – tanah suci ( mekkah) Walau bisa di tarik tetap juga itu naik ke meja hijau, uji Olah TKP itu di negara timur Tengah ( negara asal tempat kejadian) BERITA ITU TIDAK BISA DI BENARKAN KARENA BELUM ADA PUTUSAN PENGADILAN YANG MENYATAKAN AW BERSALAH
2. KEJANGGALAN BERIKUT NYA ADALAH : ” BERITA DI REVISI ” DENGAN TAMBAH JUDUL ” DIDUGA ” pertanyaan shinta kepada jurnalis EMANG DENGAN MEREVISI BERITA BISA MENGHILANG KAN STATUS SOSIAL YG DI TINGGALKAN MEDIA KEPADA AW DAN KELUARGA DI MATA PUBLIK ini pejabat publik loch…
Namanya sudah rusak di mata pembaca. Lalu dengan mudah merubah rubah berita!!! Seharusnya ini tidak terjadi jika penulis cerdas dalam menganalisa. Sekarang bahkan berita tersebut dengan mudah di hentikan oleh pengacara pihak IR TANPA ALASAN YANG BENAR DAN MASUK AKAL di pemberitaan terakhir si pengacara menyatakan untuk media menghentikan pemberitaan terkait skandal dll antara diduga AW DAN IR tanpa alasan dan NOMINAL
KERUGIAN IR yg awal nya 300 juta kenapa berubah jadi 80 an juta, selisih nya gede itu dan dia infokan ke media tanpa klarifikasi jelas, lalu shinta pun menyoroti TINDAKAN INI YANG DI LAKUKAN OLEH PIHAK IR ataupun media nah NASIB NAMA BAIK DAN PSIKIS KELUARGA AW BAGAIMANA? Apakah IR TIDAK TAHU AKIBAT HUKUM YG DI LAKUKAN DIA dengan HAL TERSEBUT !!MENGULTIMATUM media untuk tidak mengangkat
kembali berita skandal itu. Dia yg awal membuat narasi dg versi nya di hadapan jurnalis NEO DETIK. COM tapi dia sendiri yg mengentikannya.. Waw HEBAT… . !!! BARU INI SAYA MELIHAT ADA YANG BEGINI ANEH KAN !!! Itulah analisa shinta menganalisa berita tersebut. dalam closing statemen nya shinta berharap pihak aparatur hukum segera menyelidikinya. Sinta ikut menduga ADA MOTIF / MODUS yang sudah di Rencanakan oleh Pihak IR DALAM KASUS yg melibatkan AW.Karena menurut shinta jejak digital revisi berita membuktikan ada sesuatu yang bertujuan untuk kepentingan pribadi ( Red )
Tinggalkan Balasan