KOMPASPOPULAR.NEWS | Sasakpanjang | 14/04/2026 | Penyebab kebakaran bangunan yang berada di wilayah Desa Sasakpanjang, Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor terungkap. Kebakaran melanda sebuah gudang spare part roda dua yang sekaligus digunakan sebagai bengkel pengecatan bodi motor di Kampung Sasak Panjang, Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada siang hari sekitar pukul 11.30 WIB.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Jalan AMD, RT 04 RW 08, dan dengan cepat membesar akibat banyaknya bahan mudah terbakar yang tersimpan di lokasi, seperti thinner dan cat. Api dengan cepat melalap bangunan gudang serta peralatan bengkel yang berada di dalamnya.




Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh seorang anak berusia sekitar 4 tahun yang bermain korek api di dekat area penyimpanan thinner. Percikan api kemudian menyambar bahan kimia tersebut hingga menimbulkan kobaran api yang sulit dikendalikan.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Tak lama kemudian, beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah akibat hangusnya bangunan, spare part, serta perlengkapan bengkel.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Desa Sasak Panjang, Hj. Andy Umi Yulaikah, turut mengunjungi keluarga korban kebakaran. Kehadiran beliau sebagai bentuk kepedulian sekaligus memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak musibah tersebut.


Saat ditemui awak media di lokasi, Bunda Umi sapaan akrabnya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian yang menimpa warganya. Ia juga memberikan semangat agar keluarga korban tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini.
“Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan. Ini adalah musibah yang tidak kita inginkan bersama, namun kita harus tetap saling menguatkan,” ujarnya.
Selain itu, Bunda Umi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Sasak Panjang, agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak serta penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar di tempat yang aman.
“Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama dalam menyimpan bahan kimia seperti thinner, dan selalu mengawasi anak-anak agar tidak bermain dengan benda berbahaya seperti korek api,” tambahnya.
Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama agar ke depan masyarakat lebih peduli terhadap aspek keselamatan lingkungan, sehingga peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Editor / Mael
Tinggalkan Balasan