

Jemaat GKI Ora Et Labora Wonorejo Lakukan Doa Pembongkaran Gedung Lama dan Penyelesaian Gedung Baru
Kompaspopular.news| NABIRE, 16 Agustus 2026 — Jemaat GKI Ora Et Labora Wonorejo, Klasis Nabire, melaksanakan ibadah Minggu pagi sekaligus Doa Pembongkaran Gedung Gereja Lama dan Penyelesaian Gedung Gereja Baru, pada hari Minggu (16/8/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat setelah ibadah rutin dan disaksikan oleh seluruh warga jemaat yang hadir. Ibadah dipimpin oleh Ibu Pdt. Eveline N. Maraja, S.Th., Sekretaris Badan Pelerja Klasis Nabire yang sekaligus mewakili BP Klasis Nabire. Pdt.
Eveline juga dikenal pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Kedua di Jemaat GKI Ora Et Labora Wonorejo. Sementara itu, tugas pembawa acara diemban oleh Capel. Letta Ibmbiri, S.Si.Teol., yang juga membacakan Firman Tuhan dari Kitab Amos 1:9 sebagai nats pembimbing dalam seluruh rangkaian acara.
Dalam prosesi simbolis pembongkaran, setelah doa, Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) menyerahkan palu kepada Pdt. Eveline N. Maraja, S.Th. sebagai perwakilan BP Klasis Nabire. Simbol pembongkaran dilakukan dengan mengetok dinding serta mencabut papan pada bagian gedung gereja lama, menandai dimulainya tahap pembangunan gedung baru.
Acara dihadiri oleh PHMJ dan para Majelis, Panitia Pembangunan Gedung, serta perwakilan pendiri gedung gereja lama yang hadir secara langsung: Bapak Andreas F. Weyai dan Bapak Agustinus Pali. Sementara itu, Bapak J. M. Wayar berhalangan hadir, sedangkan Bapak Benyamin S dan Bapak Liberty Sumolong telah berpulang ke Rumah Bapa.
Seluruh prosesi disaksikan oleh sekitar 107 jiwa jemaat yang mengikuti ibadah pada hari itu. Gedung gereja lama telah digunakan sejak 6 Juli 2008 hingga hari pembongkaran, yaitu selama 18 tahun 1 bulan 10 hari, dan telah dipimpin oleh 5 orang Ketua Majelis secara bergantian.
Sebelumnya Jemaat bergereja di Garasi Mobil Keluargga Benjamin S, selama 1 tahun 5 Hari (sejak 1 Juli 2007). Jemaat GKI Ora Et Labora Wonorejo saat ini tercatat berjumlah sekitar 76 Kepala Keluarga atau lebih dari 250 jiwa. Capel. Letta Ibmbiri, S.Si.Teol. bersama PHMJ menyampaikan ucapan terima kasih kepada BP Klasis Nabire yang telah memimpin ibadah dan memimpin doa pembongkaran sekaligus penyelesaian gedung gereja baru.

Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja, Bapak Yusuf Sembor, S.Sos., didampingi Sekretaris Bapak Nofri Pondaag, menyatakan kesiapan melaksanakan pembangunan. Rincian Gambar Rencana Kerja akan disusun dan dijelaskan secara mendalam kepada PHMJ dan para Majelis Dan Anggota jemaat yang kemudian dilakukan penandatanganan persetujuan rencana pembangunan dan ditempelkan pada papan pengumuman gereja untuk diketahui seluruh jemaat.
Perwakilan pendiri gedung lama, Bapak Andreas F. Weyai dan Bapak Agustinus Pali, turut menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan. Mereka berharap semangat persekutuan terus terjaga agar pembangunan berjalan lancar.

Pembangunan gedung gereja baru ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan jumlah jemaat yang pesat, sehingga gedung lama sudah tidak memadai dan banyak jemaat terpaksa duduk di luar ruangan. Selama proses penyelesaian pembangunan gedung gereja baru, jemaat tetap melaksanakan ibadah di halaman gereja dengan mendirikan gereja sementara.
Diharapkan gedung gereja yang baru nantinya mampu menampung lebih dari 300 jiwa, menjadi rumah ibadah yang layak dan nyaman bagi seluruh umat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan jamuan kasih bersama, mempererat persekutuan antar jemaat dalam sukacita dan pengharapan akan penyelesaian gedung gereja yang baru. (Red)
Tinggalkan Balasan