Minggu, 30 Agu 2026 - :
8 Agu 2026 - 12:02 | 29 Views | 0 Suka

Maraknya Berita Pencemaran Nama Baik Kabag Hukum Dan HAM Kota Bogor, Alma: Dugaan Mau Peras Saya

3 mnt baca

Maraknya Berita Pencemaran Nama Baik Kabag Hukum Dan HAM Kota Bogor, Alma: Dugaan Mau Peras Saya*

Kompaspopular.news| Bogor.- Bagian Hukum dan HAM Setda Kota Bogor menghadapi ujian berat, dengan adanya pencemaran nama baik yang dilakukan seorang yang berinisial Ir dengan menyebarluaskan release ke seluruh pimpinan eksekutif, legislatif Kota Bogor dan berbagai kalangan hingga media sosial whatsapp grup mengenai informasi sepihak dari perempuan yang bernama Irawati, eks pegawai yang bekerja 3 minggu di Bagian Hukum dan HAM dan diberhentikan karena komplain seluruh staf Bagian Hukum dan HAM.

Sebagaimana diketahui, dengan adanya polemik keributan dilingkungan kerja yang terjadi karena penyebaran informasi tendensius menyerang pribadi Alma Wiranta oleh inisial Ir, apalagi ditengara praktek tersebut sering dilakukan oknum untuk mengintimidasi pejabat ASN Pemkot Bogor

Kabag Hukum dan HAM Setda Kota Bogor, Alma Wiranta, angkat bicara terkait maraknya pemberitaan negatif dan unggahan yang menyerangnya di media sosial beberapa hari terakhir dengan segera mengambil langkah hukum hal itu di buktikan dengan laporan ke Polresta Bogor dan dilakukan pengecekan data- data terkait pencemaran nama baik dengan registrasi .Nomor: B/08/VIII/2026 tanggal 08 Agustus 2026

Alma menduga ada motif pemerasan di balik pemberitaan tersebut, dan kerjasama yang dilakukan untuk merusak citra Pemkot Bogor.

“Yang beredar itu pencemaran nama baik saya. Polanya jelas dengan buat narasi negatif, viralkan, lalu ada yang menghubungi untuk berdamai agar tidak sampai ke institusi saya di Kejaksaan Agung. Saya duga ini upaya praktek pemerasan profesional,” ujar Alma Wiranta

Ia menegaskan tidak akan memenuhi permintaan pihak manapun yang seperti ini dengan dalih konfirmasi. Seluruh release yang dibuat inisial Ir yang beredar sudah dikumpulkan sebagai bukti menyerang kehormatannya secara jelas.

“Langkah hukum akan saya tempuh. Saya laporkan ke Polresta Bogor Kota agar diproses, biar terang. Saya kerja dan bertugas sesuai aturan, tidak ada yang ditutupi menjaga integritas,” tegasnya.

Alma juga mengamati praktek pemerasan sudah sering terjadi di pejabat ASN Pemkot Bogor, namun korban enggan melaporkan karena satu dan lain hal. Tapi modus yang terverifikasi dipastikan sama dengan mencari aib dan konspirasi pegawai ASN agar ada transaksional.

Alma berharap Polresta Bogor Kota saat ini yang sudah menerima laporan terkait LP dari Irawati yang mengaku korban karena isterinya marah-marah, dapat segera dipertemukan dengan isterinya untuk konfirmasi, sesuai KUHAP ada asas pembuktian konvensional. Karena pembunuhan karakter dari kesimpangsiuran informasi fitnah narasumber dari Irawati menjadi komoditas inisial Ir di media sosial.

“Bismillah dan tawakkal saya akan hadapi dan membongkar praktek pencemaran nama baik ini, semoga nama baik Pejabat ASN Pemkot tetap terjaga dan terus lawan bersama pemerasan yang dilakukan oknum-oknum.” Tutup Alma Wiranta kepada awak media

Saat media mengkonfirmasi pihak yang diduga dilaporkan memberikan konfirmasi melalui Wa

Assalamualaikum, Hak Jawab
Abang,

Kalau dalam pemberitaan disebut laporan, saya minta dijelaskan secara jelas laporan apa, diajukan ke mana, dan statusnya apa. Nomor registrasi B/08/VIII/2026 yang ditampilkan belum menjelaskan bahwa itu merupakan Laporan Polisi. Saya kira media perlu memastikan status dokumennya agar pemberitaan tidak menimbulkan persepsi seolah-olah perkara pidana sudah berjalan.

Boleh disebut laporan, tapi perlu jelas laporan apa dan statusnya apa. Laporan Polisi (LP), Laporan Informasi (LI), dan Pengaduan Masyarakat (Dumas) memiliki mekanisme dan konsekuensi hukum yang berbeda. Nomor B/08/VIII/2026 yang ditampilkan juga belum menunjukkan bahwa itu merupakan LP. Jadi mohon media memastikan terlebih dahulu jenis dan status dokumennya agar pemberitaan tidak menimbulkan persepsi yang keliru

pihak Kompas popular news membuka ruang untuk semua pihak untuk konfirmasi , klarifikasi dan keberatan untuk pemberitaan ini ( team / Red)

Penulis Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%