DITERIMA TAPI BINGUNG: SISWA SMPN 2 TAJUR HALANG DITOLAK SAAT DAFTAR ULANG KARENA SERTIFIAT,

kompaspopular.news |BOGOR – Polemik Penerimaan Peserta Didik Baru / SPMB 2026 kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang calon siswa di SMP Negeri 2 Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
Siswa tersebut sebelumnya sudah dinyatakan *diterima* berdasarkan hasil seleksi dan peringkat. Namun saat daftar ulang justru mengalami penolakan oleh petugas.
KRONOLOGI LENGKAP
1. Pendaftaran 26 Juni 2026 Pada tanggal 26 Juni 2026, siswa dan orang tua melakukan pendaftaran sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Semua dokumen termasuk sertifikat yang dimiliki telah diunggah pada sistem pendaftaran online.*2. Monitoring & Peringkat
2* Petugas pendaftaran mengarahkan orang tua untuk memantau hasil seleksi melalui website online. Berdasarkan hasil monitoring, siswa mendapatkan *peringkat 2 dan diminta datang kembali ke sekolah pada Senin, 29 Juni 2026
3. Tes & Pengumuman Diterima* Pada 29 Juni 2026 siswa datang dan mengikuti tes.,Hasilnya baik.
Hingga pengumuman penerimaan, peringkat 2 tersebut tidak tergeser* dan siswa dinyatakan *DITERIMA di SMP Negeri 2 Tajur Halan
4. Daftar Ulang Ditolak 6 Juli 2026Kejutan terjadi pada Senin, 6 Juli 2026 saat proses daftar ulang. Siswa ditolak karena *idak bisa menunjukkan sertifikat fisik yang diminta oleh guru petugas daftar ulang. Padahal sertifikat yang sama sudah diupload saat pendaftaran tanggal 26 Juni 2026.
TANGGAPAN ORANG TUA
Orang tua mengaku bingung dengan kebijakan tersebut. “Dari awal kami daftar sesuai persyaratan dan sertifikat sudah diupload. Sudah lolos, peringkat 2, dan dinyatakan diterima. Kok pas daftar ulang malah ditolak karena sertifikat fisik?” ujarnya.Hingga berita ini diturunkan, orang tua berharap ada kejelasan dan solusi dari pihak SMPN 2 Tajur Halang dan *Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor @disdik_kabbogor. Agar siswa yang sudah dinyatakan lolos dan diterima tidak kehilangan haknya karena kendala administrasi di akhir.
Tinggalkan Balasan